Agar Tetap Berjalan, Sistem Pembelajaran Disarankan Beralih ke 4.0

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar di berbagai elemen, tak terkecuali di dunia pendidikan. Dengan adanya Covid-19, proses belajar dan mengajar yang dilakukan secara tatap muka menjadi terhambat.

Agar proses belajar dan mengajar tetap berjalan, dunia pendidikan pun disarankan mengakselerasi sistem pembelajaran 4.0 yang dilakukan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Guru Besar University of Applied Science and Arts, Hannover, Germany and Senior Experten Services (SES) Germany, Gerhad Fortwengel menilai bahwa Covid-19 justru menjadi katalis hebat yang memacu dunia pendidikan. “Seperti mendorong lebih banyak pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas pembelajaran jarak jauh,” ucapnya dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Farmasi UGM bersama ASEAN PharmaNET dan SES.

Dirinya mengingatkan, ada tantangan besar dalam pelaksanaan model pembelajaran jarak jauh. Salah satunya, civitas akademika belum terbiasa memakai sistem pembelajaran yang bersifat gabungan dan sepenuhnya dilakukan secara daring. “Muncul kesulitan karena belum dilatih mengunakan peralatan untuk model pembelajaran jarak jauh. Karenanya, perlu tambahan dukungan dan mentoring untuk menyesuaikan dengan model pembelajaran yang baru ini,” ujar Gerhad.

Dekan Fakultas Farmasi UGM, Agung Endro Nugroho menambahkan, pada era 4.0 ini dunia pendidikan tinggi hadapi tantangan dengan berbagai perubahan yang ada. Kemudian, Covid-19 menuntut penyesuaian dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Salah satunya, mengubah metode pembelajaran luring menjadi daring. Di UGM, sejak pertengahan Maret mengganti segala kegiatan akademik dan perkuliahan yang bersifat tatap muka di kelas dengan pembelajaran secara virtual,” tuturnya.

Metode pembelajaran secara daring masih akan terus dijalankan selama pandemi Covid-19. Selain perkuliahannya, juga diterapkan untuk kegiatan praktikum, pelaksanaan tugas akhir dan wisuda.
(Larasati/Wati)

Leave a Reply

Your email address will not be published.