LPEI Dampingi UKM Menuju Ekspor Lewat Pameran Produk di TEI 2019

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) telah memfasilitasi Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk bertemu dengan calon pembeli melalui Trade Expo Indonesia (TEI) yang diselenggarakan selama 5 hari pada tanggal 16 hingga 20 Oktober 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Banten.

UKM tersebut merupakan peserta Coaching Program for New Expoters (CPNE) yang mendapatkan pelatihan serta pendampingan dari LPEI selama satu tahun. Beberapa pendampingan yang dilakukan oleh LPEI kepada UKM berupa bagaimana menyiapkan dokumentasi serta bagaimana bernegoisasi ketika berada dalam posisi tawar-menawar dengan buyer. Setelah melakukan pendampingan, 62 UKM terpilih pun dihadirkan LPEI untuk siap menggenjot ekspor melalui beragam produk mereka.

Direktur Eksekutif Lembaga Pembiaayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Sinthya Roesly mengunjungi booth para UKM binaan by instagram @indonesiaeximbank

Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Sinthya Roesly mengatakan bahwa, program CPNE dijalankan sejak tahun 2015 dan sudah memiliki 2.200 UKM berorientasi ekspor. “Potensi ekspor sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong ekspor agar meningkatkan neraca perdagangan. LPEI juga berperan mendukung upaya tersebut. Salah satu bentuk support kita itu selain untuk pembiayaan penjaminan dan asuransi, juga yang paling penting adalah jasa konsultasi dalam program CPNE,” ujar Sinthya.

Sinthya menambahkan, dirinya mengunjungi booth para UKM binaan LPEI untuk memastikan layanan jasa konsultasi telah berhasil meningkatkan kelas para UKM untuk menjadi pengusaha ekspor.

LPEI memiliki tujuan ekspor debitur mencapai lebih dari 165 negara by instagram @indonesiaeximbank

“Saya juga tadi keliling-keliling untuk memastikan apakah program ini bisa memberikan manfaat kepada mereka. Alhamdulillah, tadi mereka bilang programnya sangat bermanfaat, karena diajarkan bagaimana membangun suatu produk yang berkualitas,” kata Sinthya.

Melalui TEI 2019 ini, diharapkan buyer sudah melihat produk Indonesia memiliki kualitas yang cukup baik dan untuk ke depannya penjualan dari binaan LPEI bisa meningkat.

LPEI telah memfasilitasi Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk bertemu dengan calon pembeli melalui Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 by instagram @indonesiaeximbank.

Untuk strategi ke depannya, LPEI yang memiliki tujuan ekspor debitur mencapai lebih dari 165 negara itu akan melakukan positioning, aliensi strategis, serta partnership. Melakukan positioning dengan melihat posisi Negara Indonesia di dalam Global Value Chains (GVC). Kemudian, menempatkan peran LPEI di dalam peran value chain kegiatan ekspor nasional yang sejalan dengan program ekonomi nasional, karena LPEI hanya salah satu bagian dari mata rangkai kegiatan ekspor nasional secara keseluruhan. (Zul/Yah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.