Ekspresikan Cinta Busana Indonesia

Indonesia merupakan sebuah negeri dengan kekayaan yang beranekaragam. Tidak terkecuali keanekaragaman budaya, yang tercermin dalam produk kerajinan dan tekstil kain untuk busana, baik yang dikenakan untuk upacara maupun bagi keperluan sehari-hari. Produk tekstil kain etnik dari berbagai wilayah Indonesia, dahulu kala merupakan kain adati yang hanya boleh dan hanya bisa digunakan oleh orang-orang kalangan tertentu.


Seiring dengan perubahan zaman dan perputaran waktu, penggunaan kain adati khas Indonesia juga tergerus oleh perkembangan masyarakat dunia. Oleh karena itu, muncul kerinduan untuk kembali memuliakan warisan budaya anak bangsa, dengan berbagai aksi di tengah masyarakat.
Salah satu aksi tersebut adalah mengundang para wanita Indonesia untuk berkumpul menghadiri kegiatan bertajuk “Cinta Busana Indonesia” di Bundaran Hotel Indonesia, dalam momen Car Free Day (CFD), hari Minggu 28 Juli 2019. Undangan tersebut tersebar melalui media sosial, dan diresponse oleh para wanita yang memiliki kesempatan di hari Minggu untuk meluangkan waktu ke Bundaran Indonesia.

Bersarung dan berkebaya menyatukan Indonesia – Carfreed


Ratusan para wanita berbusana kebaya dan kain sarung memadati kawasan CFD di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Bangga dan cinta produk Indonesia dalam kegiatan ini merupakan bagian dari Nasionalisme yang diwujudkan secara damai. Konon, acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74, yang akan datang sebentar lagi, yaitu dua – tiga mingguan dari sekarang . Menyambut HUT RI 17 Agustus dengan gelaran seperti ini merupakan aksi damai sekaligus untuk melestarikan busana nasional. (Agust)

Leave a Reply

Your email address will not be published.