Parade Seni dan Budaya:  Ajak Cintai Kebudayaan Indonesia

Mitra Seni Indonesia (MSI) menggelar “Parade Seni dan Budaya” di area “Car Free Day” Jakarta pada 4 Agustus 2019, dengan tema “AKU KAMU CINTA SENI INDONESIA”. Acara ini dilaksanakan dalam rangka HUT MSI (Masyarakat Seni Indonesia) yang ke 12, Hari Ulang Tahun Sarinah yang ke 57 serta menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74.

Parade Seni dan Budaya ini menggandeng berbagai kelompok seni seperti Perempuan Menari, Ondel-Ondel Jakarta,  yang melakukan aksi flash mob yang digelar di dekat Grand Indonesia.  Sekitar 500 peserta mengenakan pakaian unik, yakni kaos peserta jalan santai yang dipadukan kain bernuansa etnik Indonesia mulai dari batik, tenun, hingga sarung, dan juga busana Nasional lainnya, yang dirancang dengan berbagai model, untuk mewarnai parade ini.

Antusias Peserta pada kegiatan Parade Seni dan Budaya

Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa mengatakan, acara ini bertujuan mengajak generasi milenial untuk meningkatkan rasa cinta terhadap seni Indonesia. “Sarinah sebagai jendela Indonesia merupakan wadah bagi segenap penggiat industri kreatif Tanah Air dalam menawarkan karya terbaiknya kepada konsumen untuk mempromosikan produk kerajinan dan talenta lokal terbaik. Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan rutin Sarinah yag selalu mendukung acara yang menampilkan talenta terbaik di Tanah Air dalam bidang seni, baik seni musik, seni kriya dan seni lainnya,” ujar Gusti Ngurah.

Acara ini diawali dengan jalan sehat yang diikuti ribuan lebih peserta terdiri dari karyawan Sarinah dan anggota MSI beserta keluarga, yang ditandai dengan pengibaran bendera oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua DPRD DKI Jakarta, Direksi Sarinah dan Ketua Umum MSI. Ditengah jalan antara Sarinah- HI para peserta melakukan atraksi di depan kedutaan Jepang.

Mengenakan Pakaian Dressccode yang diberikan pihak Acara

Setelah jalan sehat, acara dilanjutkan di panggung seni berupa pembukaan dengan menggoyang Angklung, performance choir  dan tari-tarian serta lagu-lagu dari musik angklung oleh ibu-ibu MSI, dan lomba peserta dengan Juri oleh desainer Wignyo Rahadi, Reini Acub Zainal, dan Nina Ramschie.

para peserta memainkan alat musik tradisional

(Laras)

Leave a Reply

Your email address will not be published.