BKPM Ajak Kolaborasi Pemrov Jateng Tingkatkan Investasi Industri Furnitur

Menggelar acara ke-15, pada 5 November lalu, diadakannya Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2019 di Biwara Assembly Hall Hotel Bidara, Jakarta. Kegiatan ini memiliki tagline “Trust Us to Invest, Realize Your Dream” dengan menawarkan peluang investasi di dua sektor unggulan Jawa Tengah. Oleh karena itu, BKPM dan Pemerintah Jawa Tengah terus berkolaborasi untuk meningkatkan investasi di bidang industri furnitur.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia dalam sambutannya di CJIBF 2019 mengatakan bahwa, Jawa Tengah layak menjadi salah satu wilayah favorit bagi investor. Karena pelayanan perizinan di Jateng merupakan yang terbaik, sehingga terpilih menjadi peringkat sebagai penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Terbaik se-Indonesia dalam acara Investment Award 2018.

kabupaten cilacap juara 1 central javas potential investment challenge 2019 by humas.cilacapkab.go.id

Bahlil menambahkan agar BKPM dan Pemerintah Jateng terus berkolaborasi untuk meningkatkan investasi industri furnitur di Jawa Tengah. Hal ini, sejalan dengan pesan Presiden Jokowi, agar pemerintah proaktif menangkap peluang investasi relokasi pabrik furnitur dari perusahaan yang terkena dampak perang dagang AS-Tiongkok.

“Kami (BKPM) sudah beberapa kali mempertemukan pengusaha-pengusaha furnitur di luar negeri dengan pelaku industri furnitur lokal. Harapannya, agar mereka segera dapat bermitra dan membuat pabriknya di Jawa Tengah,” ujarnya.

peserta yang hadir pada Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2019 by jatengprov.go.id

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, Ratna Kawuri mengatakan bahwa, peserta yang hadir pada CJIBF sejumlah 500 orang. Dengan jumlah tersebut yang terdiri dari calon investor dari dalam negeri sebanyak 254 orang; dari luar negeri sebanyak 73 orang; pemrakarsa proyek dari kabupaten/kota dan provinsi sejumlah 70 orang; serta undangan sejumlah 110 orang yang mencakup duta besar negara bersahabat, pemerintah pusat, asosiasi usaha tingkat regional hingga pusat, BUMN dan BUMD se-Jawa Tengah, serta lembaga keuangan dan perbankan.

59 investor dan pengusaha asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dari sektor industri kayu dan furnitur by jatengprov.go.id

Menariknya, ada juga sebanyak 59 investor dan pengusaha asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dari sektor industri kayu dan furnitur. “Rencananya pengusaha tersebut akan melakukan relokasi industri ke Jawa Tengah,” pungkas Ratna.

(Mul/Ta)

Leave a Reply

Your email address will not be published.