Cara Mengajukan KUR melalui Bank BUMN

Dengan adanya Kredit Usaha Rakyat (KUR), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat terbantu dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, KUR juga mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja serta mengurangi kemiskinan yang ada di Indonesia.  Begitu pula dengan Bank BUMN yang juga membantu menyalurkan KUR kepada para pelaku UMKM.

Para pelaku UMKM bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari KUR untuk mengembangkan usahanya. Apalagi pemerintah mematok bunga KUR sebesar 7% per tahun atau relatif lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman usaha lain.

Untuk mendapatkan kesempatan menikmati fasilitas pinjaman ini, berikut cara mendapatkan KUR melalui Bank BUMN dikutip dari kur.ekon.go.id

  1. Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri
cara mengajukan kredit usaha rakyat melalui bank mandiri by bumn

KUR dari Bank Mandiri, harus punya usaha minimal 6 bulan. Selain itu, usaha harus layak walau belum bankable. Artinya, usaha yang dibangun sudah lumayan maju namun sulit mendapatkan pinjaman dari bank karena tidak memiliki jaminan.

Bank Mandiri bisa membantu permodalan usaha, namun ada beberapa syarat yang harus dilengkapi sebagai berikut:

  • Melampirkan dokumen legalitas seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK)
  • Melampirkan dokumen legalitas usaha seperti Nomor Pengenal Wajib Pajak (NPWP),  Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
  • Fotokopi rekening giro atau tabungan dalam enam bulan terakhir

Perlu dicatat, tidak semua orang yang mengajukan, bisa dapat KUR dari Bank Mandiri. Bank ini memberi modal yang mempunyai kriteria calon nasabah yang berhak menerima pinjaman tersebut.

  • Kredit Usaha Rakyat Bank BRI
cara mengajukan kredit usaha rakyat melalui bank BRI by st22consulting

Kredit Modal Kerja dan atau Kredit Investasi dengan plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta yang diberikan kepada usaha mikro dan koperasi yang memiliki usaha produktif akan mendapat jaminan dari Perusahaan Penjamin.

Berikut ketentuan KUR melalui Bank BRI :

  1. KUR Mikro
  2. Calon debitur adalah individu yang melakukan usaha produktif yang layak
  3. Memiliki legalitas yang lengkap
  4. KTP / SIM
  5. Kartu Keluarga (KK)
  6. Usaha minimal 6 bulan
  • KUR Ritel
  • Calon debitur adalah individu (perorangan/badan hukum), kelompok, koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak
  • Memiliki legalitas yang lengkap :

Individu : KTP / SIM, & KK

Kelompok : Surat Pengukuhan dari instansi terkait atau Surat Keterangan dari Kepala Desa / Kelurahan atau Akte Notaris

Koperasi / Badan Usaha Lain : Sesuai ketentuan yang berlaku

  • Lama usaha minimal 6 bulan
  • Perizinan

Plafon kredit s/d Rp. 100 juta : SIUP, TDP & SITU atau Surat Keterangan Usaha dari Lurah/ Kepala Desa

Plafon kredit > Rp. 100 juta : Minimal SIUP atau sesuai ketentuan yang berlaku

  • Kredit Usaha Rakyat Bank BNI
cara mengajukan kredit usaha rakyat melalui bank BNI by imagecermati

BNI KUR merupakan fasilitas kredit dari Bank Negara Indonesia untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja, nasabah juga menggunakan fasilitas kredit sebagai kredit investasi.

Fasilitas kredit BNI KUR untuk Kredit Modal Kerja diberikan hingga maksimal Rp 500 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun. Sedangkan untuk Kredit Investasi diberi jangka waktu pengembalian hingga 5 tahun. Dengan berbagai manfaat yang diberikan, BNI KUR adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha dan meraih kesuksesan di masa depan. Bisnis apapun Anda akan makin lancar dengan Kredit Usaha Rakyat BNI. Berikut syarat mengajukan KUR BNI:

  • Warga Indonesia (WNI)
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
  • Perorangan

– Fotokopi KTP el (E-KTP) dan Kartu Keluarga

– Fotokopi surat nikah (bagi yang sudah menikah)

– Surat ijin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan

– Fotokopi dokumen jaminan utuk kredit di atas Rp 25 juta

– Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kredit di atas Rp 50 juta

  • Badan Usaha

-Fotokopi KTP el (E-KTP) dan Kartu Keluarga

– Surat ijin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan

– Fotokopi dokumen jaminan utuk kredit di atas Rp 25 juta

– Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kredit di atas Rp 50 juta

  • Kredit Usaha Rakyat Bank BTN
cara mengajukan kredit usaha rakyat melalui bank BTN by kur.ekon

Kredit modal kerja atau investasi yang diberikan oleh Bank BTN kepada bidang usaha yang skalanya berstatus sebagai UMKM di bidang usaha yang produktif dan layak namun, belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan yang belum cukup. Berikut syarat dan ketentuan mengajukan KUR oleh Bank BTN

  • Tidak sedang menikmati kredit produktif dan kredit program di luar KUR di Bank atau bank lain.
  • Tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia serta tidak tercatat sebagai debitur macet/bermasalah.
  • Sedang menikmati kredit berupa kredit kepemilikan rumah (non subsidi), kredit kendaraan bermotor/leasing, dan KUR pada penyalur yang sama, kartu kredit dan resi gudang dengan kolektibilitas lancar.
  • Diwajibkan untuk melakukan pengecekan calon debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan.
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • NPWP (untuk KUR Kecil).
  • Calon debitur memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dibuktikan dengan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)
  • Telah melakukan kegiatan usaha minimal 6 bulan (Andhita/Dyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.