Industri TPT Berikan Kontribusi Signifikan pada Perekonomian Nasional

Dengan perkembangan industri 4.0, segala aspek yang berkaitan dengan perekonomian nasional semakin diperhatikan. Kehadiran berbagai sektor industri pun dinilai penting untuk menunjang perekonomian di Indonesia.

Seperti halnya, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang menjadi salah satu sektor penting karena memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Sebagai salah satu sektor industri prioritas, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tetap mampu menunjukkan kinerja yang baik di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tekanan. Kinerja sektor tersebut ditunjukkan dengan angka pertumbuhan industri TPT yang meroket paling tinggi pada triwulan III tahun 2019 lalu.

Selaku Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, selama ini industri TPT mampu menjadi penghasil devisa yang cukup besar. Ini tercermin dari proyeksi nilai ekspor sepanjang tahun 2019 yang mencapai USD12,9 miliar. Bahkan, industri TPT disebut sektor padat karya yang telah menyerap tenaga kerja sebanyak 3,73 juta orang. “Dalam dua tahun terakhir, meskipun di tengah tekanan kondisi ekonomi global, perkembangan industri TPT kita terus membaik, baik itu di pasar domestik maupun internasional,” tuturnya.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita

Oleh karena itu, guna memanfaatkan peluang tersebut, pelaku industri TPT nasional perlu bekerja keras untuk meningkatkan produktivitas, kualitas dan efisiensi melalui penerapan teknologi industri 4.0  serta didukung oleh oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Agus pun menambahkan, pihaknya tetap fokus untuk memberikan perhatian lebih kepada industri TPT agar dapat tumbuh dan berkembang. Hal ini dikarenakan industri TPT merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang mendapat prioritas pengembangan sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

Harapannya, teknologi industri 4.0 yang diterapkan pada sektor industri TPT nasional ini akan mempercepat peningkatan daya saing dan menjadi lebih siap untuk bersaing secara global. (Cahyo/Wati)

Leave a Reply

Your email address will not be published.