Kemenkop & UKM Tingkatkan Kualitas Koperasi Wanita di Pedesaan

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop & UKM) tengah melakukan upaya untuk mendorong koperasi agar menjadi go global. Salah satunya, yaitu meningkatkan kualitas koperasi wanita. Upaya tersebut dibuktikan dengan Kemenkop & UKM yang terus memberikan berbagai program bagi pemberdayaan dan pengembangan kelompok-kelompok usaha untuk kaum perempuan yang ada di pedesaan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop & UKM) Rully, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita Sakinah di Citamiang, Kabupaten Sukabumi, Minggu lalu (9/2).

“Bila kelompok usaha ibu-ibu ini tergabung dalam wadah koperasi, maka program pelatihan dari Kemenkop & UKM akan lebih terarah dan terukur. Karena, program pelatihan akan fokus pada satu titik, yaitu koperasi yang anggotanya para ibu yang memiliki usaha,” ujarnya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita Sakinah di Citamiang, Kabupaten Sukabumi by bisnisjakarta (4)

Dirinya berharap, ada koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, Permodalan Nasional Madani (PNM), serta seluruh stakeholder di daerah untuk mengembangkan kualitas Koperasi Wanita (Kopwan). Para ibu juga membutuhkan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan untuk meningkatkan kualitas produknya.

Dirinya menambahkan, dengan berkoperasi akan membantu anggota koperasi lebih fokus dalam produksi dan peningkatan kualitas produk. Sementara terkait pemasaran dan permodalan menjadi bagian dari koperasi. “Saya juga berharap Kopwan bisa menciptakan produk khas daerahnya. Apalagi, saat ini Sukabumi menjadi tujuan wisata yang banyak dikunjungi orang dari luar,” ucapnya.

Selain itu, para ibu anggota Kopwan juga bisa mendapatkan pemahaman terkait produk, baik dari sisi rasa, kemasan, hingga faktor higienitas yang bisa tetap terjaga sesuai standar dan keinginan konsumen. Dengan berkoperasi, juga bisa terhubung dengan para offtaker sebagai penjual produk dari Kopwan. Pasalnya, para offtaker ini sudah memiliki pasar hingga ke luar negeri.

Dirinya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk menjadi produk unggulan daerah di Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, perlu diketahui, ada sekitar 20 Kopwan yang tergabung dalam Forum Kopwan Kabupaten Sukabumi dengan jumlah anggota ratusan orang, khususnya para ibu-ibu.  (Zul/Yah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.