Kredit Usaha PT PNM Naikkan Kelas UKM

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau disingkat PNM adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang jasa keuangan. Perusahaan ini didirikan setelah era krisis moneter peralihan reformasi, yaitu pada tanggal 1 Juni 1999. PNM bertujuan membantu pengembangan usaha mikro, kecil Menengah, (UMKM), dan koperasi. Diantara produk PT PNM adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam keterangan yang dirilis pada tanggal 10 bulan Juli tahun 2019, PNM selanjutnya membidik 100.000 Nasabah untuk menerima pembiayaan KUR agar naik kelas. Upaya menaikkan kelas UKM ini juga melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyebut ada dua program yang digulirkan yakni lewat Mekaar Plus dan pemberian akses kredit usaha rakyat (KUR).

“Harapannya minimal 100.000 nasabah dapat naik kelas sampai dengan akhir tahun ini. Akan kita mulai semester dua ini untuk Mekaar Plus, KUR sudah jalan. Minat masyarakat para Ibu Pra Sejahtera juga cukup tinggi untuk meningkatkan pendapatan keluarga dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan PNM Mekaar,” ujar Arief.

Perbedaan Mekaar dengan Mekaar Plus atau KUR ada pada plafon. Pembiayaan yang PNM siapkan bagi Mekaar adalah Rp 5 juta. Arief melihat sudah banyak nasabah yang membutuhkan dana lebih besar. Maka program menaik-kelaskan nasabah ini pun digarap sehingga nasabah dapat menerima pinjaman hingga Rp 25 juta layaknya KUR Mikro.

“Bunga yang KUR sama 7%, tapi yang Mekaar Plus komersial. Penanganannya tentu berbeda yang baru mulai berusaha dengan Rp 5 juta dengan yang sudah lama dan butuh dana lebih. Baik Mekaar plus maupun KUR akan mendapatkan pendampingan dari PNM,” jelas Arief.

nasabah pnm segala usaha ukm–pnm.co.id

Adapun persyaratan untuk mendapatkan fasilitas ini, maka nasabah PNM harus sudah menerima pembiyaan Mekaar Rp 5 juta. Nasabah harus memiliki catatan pembayaran cicilan yang baik seperti tertib dan lancar. Selain itu, PNM akan menganalisa potensi usaha yang akan dibiayai agar tidak terjadi over financing.

Terkait fasilitas pembiayaan KUR, Arief menyebut PNM hanya berperan mempertemukan antara nasabah dan perbankan. Dana pinjaman tetap dari perbankan. Pada tahap awal, Arief menyebut PNM akan menggandeng perbankan plat merah untuk program KUR. PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan kebagian potensi nasabah PNM. Arief menekankan ke depannya tidak menutup kemungkinan bank maupun penyalur KUR lainnya akan dilibatkan.

Adapun perbedaan antara Mekaar Plus dengan KUR pada program ini ialah KUR ditujukan di daerah yang bisa di akses oleh perbankan. Hal ini seiring dengan sinergis BUMN. Sedangkan daerah pelosok atau masih sepi perbankan maka Mekaar Plus lah yang akan menggantikan. (Tien)

Leave a Reply

Your email address will not be published.