Bawadi Coffee, Sukses Pasarkan Kopi Indonesia ke Pasar Internasional

Teuku Dharul Bawadi membuktikan bahwa tidak lulus dari bangku kuliah bukan berarti tidak bisa sukses dalam berkarir. Dirinya merasakan bangku kuliah hanya sampai semester enam, kini Teuku sukses menjadi seorang pebisnis dengan usaha “Coffee Bawadi”. Bahkan, Teuku sukses membawa produk kopi ke pasar internasional.

COMPANY PROFILE BAWADI bawadicoffe

Pada saat wawancara bersama IndonesianCraft di “Karya Kreatif Indonesia 2019”, Teuku bercerita kenapa “Bawadi” diambil untuk nama produknya. Berawal dari seorang teman di Dubai yang memesan kopi dan memberikan saran untuk membuka usaha kopi.

“Kenapa kita angkat Bawadi? Karena dulu sebelum memulai usaha ini, saya ada kenalan di Dubai dan memesan kopi ke saya. Saya waktu itu belum memproduksi kopi apapun dan mendapatkan komentar positif  sama saran untuk menciptakan produk kopi. Saya memikirkan branding ke Timur Tengah dan googling yang terkenal itu apa ternyata rumah sakit Al-Bawadi rumah makan Al-Bawadi hotel Al-Bawadi. Banyak yang menggunakan Al-Bawadi kenapa ga saya patenkan menjadi nama produk.” Ujar Teuku.

Kemudian dirinya menjelaskan mengenai kendala yang dihadapi ketika membangun usaha Bawadi Coffee bukan dari permodalan, tetapi dari keyakinan dan kreatifitas, “ Rintangan pertama itu bukan dari permodalan tetapi dari keyakinan. Kalau tidak ada keyakinan, tidak akan berjalan usaha kita. Abis itu kreatif, apa yang kita jual sudah ada permintaan pasar jangan sudah ada modal kita langsung produksi sedangkan pasar mungkin tidak ada perminta terhadap yang kita produksi ini. setalah itu baru modal,” Lanjut Teuku

Usaha “Bawadi Coffee” ini dibantu oleh Bank Indonesia. Awal mula Teuku bertemu dengan Bank Indonesia, dirinya dihubungi Indonesia dan ingin bermitra dengan Bank Indonesia.  kemudian memberikan hasil produknya kepada Bank Indonesia dan meminta bantuan agar produknya semakin baik.

Ramdan Denny Prakoso Kepala Perwakilan Bank Indonesia Singapura (Kanan) Teuku Dahrul Bawadi CEO Bawadi Coffee (Tengah), Shane Lee Co Founder Esspreso Bar (Kiri) by Indonesian Craft

“Awalnya saya ditelpon bank Indonesia dan saya pergi ke kantor Bank Indonesia.  Disitulah saya ingin bermitra karena prinsip saya sendiri belum tentu ada di orang lain. Datang ke Bank Indonesia dan meminta bantuan bukan dari segi dana tapi apa yang bisa dibantu apapun produk saya bagus. Saya bergabung di Bank Indonesia Alhamdulillah penjualan dan pemasarannya lebih bagus karena saya tahu BI ini memiliki jaringan dan sistem yang kuat.” Ujar Teuku

Saat ini, Bawadi coffee mampu memproduksi 12 ton kopi tiap bulan. Dirinya telah sukses membantu para petani kopi asal Aceh dengan bermitra berjumlah 1.840 orang. Selain itu, Bawadi Coffee telah mengekspor kopi buatannya ke delapan Negara yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, China, India, Australia, dan Kanada. (Andhita)

Leave a Reply

Your email address will not be published.