Batik Terkenal Hingga ke Rusia? Simak Kisahnya!

Batik sebenarnya sudah cukup dikenal, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Di negara Rusia, batik dipelajari sebagai suatu pendidikan seni, bahkan 4 tahun yang lalu telah berdiri Sekolah Batik Moskow. Sekolah ini didirikan oleh Nadezhda Ulumbekova yang mengaku telah mulai mempelajari batik sejak 22 tahun yang lalu, ketika dirinya belajar di salah satu sekolah seni di Moskow.

Di sekolahan tersebut, dirinya telah mengajarkan peserta yang tergabung dalam wadah pembelajaran batik yang dikelolanya secara online sejak 2015 silam. Para pesertanya tidak hanya yang tinggal di Rusia, tetapi juga orang Rusia yang tinggal di berbagai negara, seperti Prancis, Jepang, Kanada, Italia, dan Lithuania.

Pada 30 Oktober lalu, dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, Nadezhda mengakui kekagumannya pada batik dari Indonesia yang dibuat sangat khusus dan pengerjaannya sangat rumit.

foto by Kemlu.go.id

Menurut Nadezhda, batik Indonesia sangat bagus dan menarik dengan aneka ragam corak. Ketertarikannya terhadap batik Indonesia semakin besar, setelah dirinya mengikuti workshop batik selama diselenggarakannya Festival Indonesia di Moskow. Awal Agustus lalu, dirinya diberi kesempatan untuk berpartisipasi pada Festival Indonesia yang  keempat kalinya. “Dengan mengetahui batik Indonesia, saya dapat menambah wawasan dan berbagi pengetahuan kepada murid-murid saya tentang batik,” kata Nadezhda.

Namun, batik di Rusia ini memiliki perbedaan dengan batik Indonesia. Dalam pembuatannya, batik di Rusia menggunakan salah satu aliran dalam seni yang memiliki banyak penggemar. “Kami menggunakan teknik cold batik, yaitu dengan cara melukis langsung pada bahan atau kain,” ujar Nadezhda.

foto by Kemlu.go.id

Nadezhda juga aktif memperkenalkan dan berkomunikasi dengan publik mengenai batik karyanya melalui berbagai media sosial. Karya seni batik yang dibuatnya, terutama untuk dekorasi, lukisan kain, pakaian, dan barang-barang interior.

Melihat hal ini, Dubes Wahid pun berharap Nadezhda dapat turut lebih memperkenalkan batik Indonesia di Rusia yang saat ini sudah mulai dikenal dan dipelajari. Ditambah dengan penyelenggaraan Festival Indonesia di Moskow yang keempat kalinya sehingga semakin berdampak besar pada promosi batik Indonesia di Rusia. “Diharapkan batik Indonesia semakin diminati di Rusia, baik untuk aksesoris, seni, atau hiasan interior, termasuk pakaian. Diharapkan juga ke depan terdapat butik-butik batik di Rusia,” tutup Dubes Wahid. (Dwi/Ita)

Leave a Reply

Your email address will not be published.