Perayaan Idul Adha, Anies: Ganti Wadah Daging dengan Besek Bambu

Perayaan Idul Adha atau Hari Raya Kurban, terkait erat dengan bagi-bagi daging hewan sembelihan untuk kurban. Dari tahun ke tahun, tak ada yang berbeda, kecuali makin meningkatnya keimanan umat Islam dalam berkurban berdasarkan data statistik, jumlah peserta kurban terus bertambah. Di balik pelaksanaan kurban, tahun ini teknis kurban juga mengalami sedikit perbedaan, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Perbedaan itu, berdasarkan adanya Seruan Gubernur DKI, Anies Baswedan pada No. 4 tahun 2019 tentang Pemotongan Hewan Kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440H/2019, yang menyarankan untuk mengganti wadah daging kurban dengan bahan-bahan ramah lingkungan, yakni menggunakan “Besek Bambu”. Besek bambu dipercaya sebagai bentuk dari kegiatan Go Green atau kampanye anti sampah plastik. Penggunaan besek bambu dinilai lebih ramah lingkungan, karena Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang sampah plastik dunia, inilah alasan utama di balik seruan penggunaan besek bambu.

Anies Baswedan menyarankan untuk mengganti wadah daging kurban dengan bahan-bahan ramah lingkungan, yakni menggunakan “Besek Bambu”

Besek bambu untuk kurban ini didatangkan langsung oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah seperti, Yogyakarta, Tulungagung hingga Tasikmalaya. Perumda Pasar Jaya selaku distributor dari besek bambu ini sudah mendistribusikan besek bambu ke 112 lokasi, diantaranya 75 pasar dan 37 toko ritel di bawah Pasar Jaya. Beberapa masjid besar di Jakarta seperti halnya Masjid Istiqlal sudah menerapkan pengemasan besek bambu yang kemudian siap disebar ke para mustahik.

Besek Bambu wadah pengganti kantong plastik Untuk Daging Kurban – by jawapos

Ketersediaan besek bambu memang masih terbilang sulit ditemukan, karena itu untuk pembagian daging kurban menggunakan besek bambu masih belum mencukupi kebutuhan di wilayah Jabodetabek. Di beberapa wilayah, untuk mengantisipasi kekurangan besek bambu, sebagai solusi menyediakan kantong plastik yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Di beberapa titik penyaluran kurban, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengatakan bahwa, tidak ada lagi yang menggunakan kantong plastik hitam untuk membagikan daging kurban. (Cahyo/Dyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.