Rumah Adat Itu Kuno? Kata Siapa?

Saat mendengar rumah adat tradisional mungkin kebanyakan orang langsung menganggap rumah adat tersebut sebagai rumah kuno yang ketinggalan zaman. Tetapi kenyataannya, desain rumah tradisional mengandung banyak keunikan dengan nilai estetika tersendiri. Bahkan banyak arsitek masa kini yang meneliti desain rumah adat tradisional hingga kemudian jatuh cinta dengan rumah adat tersebut.

Hal ini mencerminkan bahwasannya, para nenek moyang bangsa Indonesia merupakan orang yang cerdas. Mereka mampu membuat rumah adat tradisional tersebut dengan berbagai desain rumah bergaya arsitektur bangunan yang profesional meskipun zaman dulu peralatan dan bahannya tidak secanggih seperti sekarang.

Rumah adat tradisional tersebut tidak hanya indah dan unik dari segi visual, melainkan juga memiliki makna yang tersirat. Makna tersirat ini, baik dari simbol tertentu maupun makna dalam pembuatan rumah adat tersebut, sesuai dengan adat di setiap daerah.

Krong Bade – Aceh

Rumah Adat Aceh. by: IndonesianCraft

Rumah adat Krong Bade yang berasal dari Nangroe Aceh Darussalam ini merupakan rumah panggung yang hanya memiliki satu tangga di depan. Tangga tersebut biasa digunakan untuk jalan keluar masuknya ke rumah.

Rumah Adat Aceh. by: IndonesianCraft

Secara umum, rumah adat Aceh ini berbentuk rumah panggung dengan tinggi tiang antara 2,50-3 meter. Bentuknya pun seragam berupa persegi empat yang memanjang dari timur ke barat. Konon, bentuk memanjang ini dipilih untuk memudahkan penentuan arah kiblat salat. Selain itu, rumah adat Aceh ini biasanya terbuat dari kayu dengan beratapkan daun rumbia, serta memiliki ukiran dan ornamen yang rumit.

Rumah Rakyat – Bengkulu

Rumah Adat Bengkulu. by: IndonesianCraft

Bengkulu memiliki rumah adat yang bernama Rumah Rakyat. Rumah adat ini juga terdapat beberapa ruangan yang bersifat khusus, diantaranya ruang berendo atau jik yang dalam bahasa Indonesia berarti beranda atau tempat untuk menerima tamu.

Ada juga ruang blik gadang yang digunakan sebagai kamar utama, ruang blik gadis yang biasa digunakan sebagai kamar anak perempuan, serta ruang laki sebagai ruang kamar anak laki-laki.

Tongkonan – Sulawesi Selatan

Rumah Adat Sulawesi Selatan. by: IndonesianCraft

Rumah adat Tongkongan merupakan rumah adat yang berasal dari Suku Toraja. Rumah adat ini memiliki ciri khas yang sangat mencolok terutama pada bagian atapnya. Atap rumah adat ini berbentuk seperti perahu terbalik yang pada bagian tersebut juga terdapat tanduk kerbau.

Sasadu – Maluku Utara

Rumah Adat Maluku Utara. by: IndonesianCraft

Sasadu merupakan rumah adat tradisional khas Maluku Utara. Rumah adat ini berbentuk rumah panggung yang di desain dengan enam pintu yang setiap pintunya memiliki fungsi masing-masing.

Itulah beberapa rumah adat tradisional Indonesia yang wajib kita ketahui. Rumah adat ini harus kita lestarikan agar jangan sampai terkikis oleh zaman. Jadi, kata siapa rumah adat tradisional itu kuno?  (Elmi/Yah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.