Kain Tenun Ma’a Toraja

Tana Toraja, sebuah kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan ini dikenal memiliki beragam adat budaya yang tidak kalah menarik dari kota-kota lainnya, salah satunya adalah kain tenun. Kain tenun merupakan bagian penting dalam kehidupan suku Toraja karena memiliki makna yang tersirat di dalam motif dan coraknya, salah satu jenisnya, yaitu kain tenun Ma’a.

Kain tenun Ma’a adalah wastra berbentuk persegi panjang yang dibuat dengan menggunakan teknik lukis dan rintang warna. Kain Ma’a dianggap kain sakral karena kain ini biasa dipakai para pemuka agama dan pemangku adat dalam upacara adat maupun kegiatan kebudayaan,  serta digunakan digantung di arena upacara. Keunikan itulah yang membuat kain Ma’a Toraja ingin kembali dilestarikan. Corak kain Ma’a juga disebut-sebut mirip dengan ragam hias kain Suku Ma’a yang berada di Vietnam Selatan. Selain wastra yang dibuat secara lokal, terdapat juga di dalamnya wastra import dari India.  Mari kita simak aneka Ma’a khas Toraja berikut ini:

Kain tenun Ma’a – koleksi Jo Seda
Ma’a Toraja Sulawesi Selatan, terbuat dari kapas pintal tangan – koleksi Jo Seda
Ma’a Toraja Sulawesi Selatan, terbuat dari katun – koleksi Jo Seda
Ma’a India, ditemukan di Toraja Sulawesi Selatan. terbuat dari katun – koleksi Jo Seda
Ma’a India, Toraja Sulawesi Selatan – koleksi Jo Seda

(Manda)

Leave a Reply

Your email address will not be published.